Kertas adalah salah satu material paling dekat dengan kehidupan manusia. Kita menggunakannya setiap hari untuk membaca, menulis, mencetak, membungkus barang, hingga keperluan industri. Namun, tidak semua kertas diciptakan sama. Dua jenis kertas yang paling sering ditemui adalah kertas koran dan kertas biasa (yang umumnya merujuk pada kertas HVS atau kertas tulis/cetak). Meski sama-sama terbuat dari bahan dasar serat kayu, keduanya memiliki banyak perbedaan.
Lalu, apa perbedaan kertas koran dan kertas biasa? Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan dari segi bahan, proses pembuatan, karakter fisik, fungsi, hingga daya tahannya agar mudah dipahami oleh pembaca blog WordPress.
Pengertian Kertas Koran dan Kertas Biasa
Kertas Koran
Kertas koran adalah jenis kertas yang secara khusus digunakan untuk mencetak surat kabar. Kertas ini dirancang untuk produksi massal, biaya rendah, dan penggunaan jangka pendek. Karakteristik utamanya adalah tipis, ringan, dan berwarna abu-abu kusam.
Kertas Biasa (HVS)
Kertas biasa umumnya merujuk pada kertas HVS, yaitu kertas putih yang sering digunakan untuk menulis, mencetak dokumen, tugas sekolah, buku, dan keperluan kantor. Kertas ini dirancang untuk kualitas cetak yang lebih baik dan daya tahan lebih lama.
Perbedaan Bahan Baku
Bahan Kertas Koran
Kertas koran dibuat dari pulp kayu dengan kandungan lignin tinggi. Lignin adalah zat alami dalam kayu yang membuat kertas lebih cepat menguning dan rapuh seiring waktu. Proses pengolahan kertas koran dibuat lebih sederhana untuk menekan biaya produksi.
Bahan Kertas Biasa
Kertas biasa dibuat dari pulp kayu yang telah dimurnikan, dengan lignin yang sebagian besar dihilangkan. Proses ini membuat kertas lebih:
- Putih
- Halus
- Tahan lama
Inilah salah satu alasan utama mengapa kertas HVS lebih awet dibanding kertas koran.
Perbedaan Warna dan Tampilan
Perbedaan yang paling mudah dilihat adalah dari warna.
- Kertas koran: abu-abu kusam, tidak terlalu putih
- Kertas biasa: putih cerah atau putih bersih
Warna kertas biasa yang lebih putih membuat teks dan gambar terlihat lebih jelas, sedangkan kertas koran tidak membutuhkan tingkat kejelasan setinggi itu karena fokusnya pada informasi cepat.
Perbedaan Tekstur Permukaan
Tekstur Kertas Koran
- Permukaan kasar
- Serat kertas terasa jelas
- Mudah menyerap tinta
Tekstur ini membuat tinta cepat kering, cocok untuk pencetakan cepat dalam jumlah besar.
Tekstur Kertas Biasa
- Lebih halus
- Rapi dan rata
- Nyaman untuk menulis
Karena permukaannya halus, kertas biasa lebih nyaman digunakan dengan pena, pensil, maupun printer.
Perbedaan Ketebalan dan Berat
Kertas memiliki satuan berat yang disebut gramasi (gsm – gram per square meter).
- Kertas koran: umumnya 45–55 gsm (sangat tipis)
- Kertas biasa (HVS): umumnya 70–100 gsm
Kertas koran jauh lebih tipis dan ringan, sehingga mudah dilipat dan lebih murah untuk distribusi massal.
Perbedaan Daya Tahan
Daya Tahan Kertas Koran
- Mudah sobek
- Cepat menguning
- Tidak tahan lama
Kertas koran memang tidak dirancang untuk penyimpanan jangka panjang. Bahkan jika disimpan dengan baik, kertas koran akan berubah warna dan rapuh seiring waktu.
Daya Tahan Kertas Biasa
- Lebih kuat
- Tidak mudah sobek
- Lebih tahan lama
Dokumen penting, arsip, dan buku umumnya menggunakan kertas biasa karena ketahanannya jauh lebih baik.
Perbedaan Kemampuan Menyerap Tinta
Kertas koran memiliki daya serap tinggi, sehingga:
- Tinta cepat meresap
- Warna cenderung kurang tajam
- Gambar terlihat sederhana
Sebaliknya, kertas biasa memiliki daya serap yang lebih terkontrol, sehingga:
- Teks lebih tajam
- Warna lebih jelas
- Cocok untuk dokumen resmi
Inilah sebabnya kertas koran jarang digunakan untuk cetakan berkualitas tinggi.
Perbedaan Fungsi dan Penggunaan
Penggunaan Kertas Koran
Kertas koran tidak hanya digunakan untuk surat kabar. Dalam kehidupan sehari-hari, kertas ini juga sering dimanfaatkan untuk:
- Bungkus barang
- Alas pengecatan
- Pembungkus makanan kering (sementara)
- Media latihan menggambar
Fungsinya lebih ke arah praktis dan sekali pakai.
Penggunaan Kertas Biasa
Kertas biasa digunakan untuk:
- Menulis dan mencetak dokumen
- Buku dan laporan
- Arsip penting
- Keperluan pendidikan dan kantor
Fokusnya adalah kualitas, kerapian, dan ketahanan.
Perbedaan Harga Produksi
Dari segi biaya:
- Kertas koran lebih murah karena proses produksi sederhana
- Kertas biasa lebih mahal karena proses pemurnian dan pemutihan
Perbedaan harga ini sangat memengaruhi pilihan industri media cetak dan perkantoran.
Perbedaan Dampak Lingkungan
Kertas Koran
- Lebih mudah didaur ulang
- Proses produksi lebih singkat
- Sering menggunakan serat daur ulang
Kertas Biasa
- Proses produksi lebih panjang
- Membutuhkan pemutihan
- Namun, lebih awet sehingga tidak cepat menjadi limbah
Keduanya bisa ramah lingkungan jika dikelola dengan baik dan digunakan secara bijak.
Apakah Kertas Koran Bisa Menggantikan Kertas Biasa?
Jawabannya: tidak sepenuhnya.
Kertas koran tidak cocok untuk:
- Dokumen resmi
- Arsip jangka panjang
- Cetakan berkualitas tinggi
Namun, untuk keperluan sementara dan praktis, kertas koran justru lebih efisien.
Kesalahan Umum dalam Menggunakan Kertas
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Menggunakan kertas koran untuk dokumen penting
- Menyimpan arsip di kertas berkualitas rendah
- Menggunakan kertas biasa untuk kebutuhan sekali pakai yang sebenarnya bisa memakai kertas koran
Memilih jenis kertas yang tepat akan lebih hemat dan efektif.
Ringkasan Perbedaan Kertas Koran dan Kertas Biasa
| Aspek | Kertas Koran | Kertas Biasa |
|---|---|---|
| Warna | Abu-abu | Putih |
| Ketebalan | Tipis | Lebih tebal |
| Tekstur | Kasar | Halus |
| Daya Tahan | Rendah | Tinggi |
| Fungsi | Sekali pakai | Jangka panjang |
| Harga | Murah | Lebih mahal |
Kesimpulan
Perbedaan kertas koran dan kertas biasa terletak pada bahan baku, proses produksi, ketebalan, tekstur, daya tahan, serta fungsinya. Kertas koran dirancang untuk efisiensi dan penggunaan singkat, sedangkan kertas biasa dibuat untuk kualitas dan ketahanan jangka panjang.
Tidak ada yang benar atau salah di antara keduanya. Yang terpenting adalah menggunakan jenis kertas sesuai kebutuhan. Dengan memahami perbedaannya, kita bisa lebih bijak dalam memilih, menggunakan, dan mengelola kertas dalam kehidupan sehari-hari.